Sunday, August 30

Selama dua minggu kemarin, saya terlalu fokus dengan rasa sedih yang saya hadapi, sehingga lupa dengan satu hal penting dan saya merasa kurang bersyukur dengan apa yang Tuhan telah beri kepada saya.

Nikmat keluarga, dan teman. Dua komponen penting yang bahkan saya lupakan karena terlalu sedih, padahal mereka selalu dan senantiasa menemani saya. Huhu. Menye.

Thanks to God, saya mempunyai teman yang bahkan saya tidak perlu menjelaskan bahwa saya sedih, mereka langsung mengerti dan menghibur saya. Hehe. Senang. Entah berapa lama sih saya sedih, keesokan harinya teman-teman saya langsung datang dan menghibur saya dengan cara tersirat. Mereka mengajak saya pergi dan tidak terkurung di rumah seharian karena mereka tahu kalau saya hanya di rumah saja maka yang terjadi adalah saya akan selalu sedih, sedih, dan sedih. Hahaha. 

I'm shooooo glad to have them, really. I couldn't ask for better friends.

No comments:

Post a Comment