Thursday, January 29

RANU KUMBOLOOO

Kalau dilihat di instagram dan berbagai jejaring sosial lainnya, menurut saya sih sekarang lagi popular banget explore-explore berbagai tempat yang sebenarnya sudah sering dan biasa dikunjungi, namun terlihat sangat bagus dan membuat kita sebagai si pelihat foto tersebut jadi ingin mengunjunginya. 

Seperti contoh, saya sudah ada planning untuk vacation ke Malang, jadi sebelumnya saya ingin tahu, seperti apa sih kota Malang itu. 

Jadi saya memutuskan untuk stalking account @exploremalang di instagram. 

And…

Holy shit.

I found this.

Ranu Kumbolo. BAGUS BANGET!
Subhanallah ciptaan Tuhan.

Ranu Kumbolo adalah sebuah danau di kaki Gunung Semeru. Yah.. Hahaha langsung patah semangat saya. Karena… Ya. Saya gak kuat muncak.

Tapi gara gara itu saya jadi ingin muncak.

Hm… Trend explore-explore seperti ini bagus sekali untuk kita yang butuh tempat baru.

Gara-gara exploremalang saya jadi pengen, kan, ke Ranu Kumbolo.

Thursday, January 22

I Hope it's Gonna Be Meaningful

Saya memang baru menjadi mahasiswa selama satu semester. Tapi euforianya sudah saya rasakan dari pertama kali saya masuk. Dimulai dari berusaha tidak menyebut 'guru', namun dosen. Tidak salah sebut 'pelajaran', tetapi mata kuliah, dan lain lain. 
And finally, I found this.
Sebuah tamparan dari dosen untuk mahasiswa, katanya.

1. Kamu ingin dapat beasiswa S2 ke luar negeri nanti? Pastikan IP di atas 3 dan TOEFL di atas 500! Merasa tidak pinter? BELAJAR!
2. Empat atau lima tahun lagi kamu bisa sekolah S2 di luar negeri dengan beasiswa. Itu kalau kamu tidak cuma twitteran saja sampai lulus nanti.
3. Kamu tidak akan bisa S2 di luar negeri karena akan ditolak profesor kalau nulis email formal saja tidak bisa. Alay itu tidak keren, tidak usah bangga!
4. Tidak usah tanya tips cara menghubungi professor di luar negeri kalau kirim email ke dosen sendiri saja kamu belum bisa. Hey, ganti dulu akun niennna_catique@gmail.com itu!
5. Tidak usah ikut meledek Vicky, kamu saja tidak tahu kapan harus pakai tanda tanya, tanda seru, tanda titik, spasi, huruf besar, huruf kecil di email kok!
6. Mana bisa diterima di perusahaan multinasional biarpun IP tinggi kalau nulis email saja lupa salam pembuka dan penutup
7. Sok mengkritik kebijakan UN segala, dari cara menulis email saja kelihatannya kamu tidak lulus Bahasa Indonesia kok. Tidak usah gaya!
8. Bayangkan kalau kamu harus menulis email ke pimpinan sebuah perusahaan besar. Apa gaya bahasa email kamu yang sekarang itu sudah sesuai? Jangan-jangan bosnya tertawa!
9. Apapun bidang ilmu kamu, akhirnya kamu akan berhubungan dg MANUSIA yang beda umur dan latar belakangnya. Belajar komunikasi yang baik. Jangan bangga jadi alay!
10. Bangga bisa software dan gunakan alat-alat canggih? Suatu saat kamu harus yakinkan MANUSIA akan skill itu. Belajar komunikasi dengan bahasa manusia biasa!
11. Kamu orang teknik dan hanya peduli skil teknis? Kamu salah besar! Nanti kamu akan jual skil itu pada MANUSIA, bukan pada mesin!
12. Kamu kira orang teknik hanya ngobrol sama mesin dan alat? Kamu harus yakinkan pengambil kebijakan suatu saat nanti dan mereka itu manusia. Belajar ngomong sama manusia!
13. Malas basa-basi sama orang yang tidak dikenal? Enam tahun lagi kamu diutus kantor untuk presentasi sama klien yang tidak kamu kenal. Belajar!
14. Malas belajar bikin presentasi? Lima thn lagi bos kamu datang dengan segepok bahan, “saya tunggu file presentasinya besok!”
15. Kamu orang sosial dan malas belajar hal-hal kecil di komputer? Lima tahun lagi bos kamu datang bertanya “cara membesarkan huruf di Ms Word dengan shortcut gimana ya?’ Mau nyengir?
16. Mahasiswa senior, jangan bangga bisa membully Mahasiswa baru, tujuh tahun lagi kamu diinterview sama dia saat pindah kerja ke perusahaan yang lebih bagus
17. Mahasiswa senior, keren rasanya ditakuti Mahasiswa baru? JANGAN! Urusan kalian nanti bersaing sama orang-orang ASEAN dan Dunia. Bisa bikin mereka takut tidak?
18. Bangga bisa demo untuk mengundurkan jadwal ujian karena kamu tidak siap? Kamu itu mahasiswa negara ekonomi terbesar di Asia Tenggara, masa’ urusannya cetek-cetek begitu sih?!
19. Tidak usah lah sok hebat demo nyuruh SBY berani sama Amerika kalau kamu diskusi sama mahasiswa Singapura saja tergagap-gagap
20. Tidak perlu lah teriak-teriak “jangan tergantung pada barat” jika kamu belum bisa tidur kalau tidak ada BB dekat bantal
21. Tentara kita tidak takut sama tentara Malaysia kalau kamu bisa kalahkan mahasiswa Malaysia debat ilmiah dlm forum di Amerika!
22. Tidak perlu beretorika menentang korupsi kalau kamu masih nitip absen sama teman saat demo antikorupsi!
23. Boleh kampanye “jangan tergantung pada barat” tapi jangan kampanye di Twitter, Facebook, BBM, Path dan Email! Memangnya itu buatan Madiun?!
24. Kalau file laporan praktikum masih ngopi dari kakak kelas dan hanya ganti tanggal, tidak usah teriak anti korupsi ya Boss!
25. Minder karena merasa dari kampung, tidak kaya, tidak gaul? Lima tahun lagi kamu bisa S2 di negara maju karena IP, TOEFL dan kemampuan kepemimpinan. Bukan karena kaya dan gaul!
26. Pejabat kadang membuat kebijakan tanpa riset serius. Sama seperti mahasiswa yang membuat tugas dalam semalam hanya modal Wikipedia
27. DPR kadang studi banding untuk jalan-jalan doang. Sama seperti mahasiswa yang tidak serius saat kunjungan ke industri lalu nyontek laporan sama temannya
28. Pejabat kadang menggelapkan uang rakyat. Sama seperti mahasiswa yang melihat bahan di internet lalu disalin di papernya tanpa menyebutkan sumbernya.
29. Alah, pakai mengkritik kebijakan pemerintah segala, bikin paper saja ngopi file dari senior dan ubah judul, pendahuluan sama font-nya
30. Gimana mau membela kedaulatan bangsa kalau waktu menerima kunjungan mahasiswa asing saja kamu tidak bisa ngomong saat diskusi. Mau pakai bambu runcing?
31. Kalau kamu berteriak “jangan mau ditindas oleh asing”, coba buktikan. Ikuti forum ASEAN atau Dunia dan buktikan di situ kamu bisa bersuara dan didengar!

sumber: http://anakunsri.com/inilah-tamparan-dari-dosen-untuk-mahasiswa/

Tuesday, January 20

Semarang Contemporary Art Gallery

semarang art gallery, tempat yang lagi sering sekali dikunjungi dan banyak orang menjadikannya sebagai tempat hunting foto. sayang sekali, menurut saya art gallery ini seharusnya bisa memuat banyak karya seni lagi, dan tidak terbatas hanya lukisan saja. 

but you know, the paintings are all awesome. me and my friends tried hard to know the meaning of the art. 

disini saya mencoba untuk menjadi pengunjung art gallery yang baik. yang tak hanya sekedar mencari background untuk foto yang bagus (which is tujuan awalnya seperti itu). 

karena para artist yang telah berupaya menciptakan seni, pastinya butuh apresiasi.

------

i went there with (ehm, mereka lagi mereka lagi) agri, delia, megy, pipit, chacha, dan duena. we saw sooo many paintings, dan ada satu lukisan tentang existence (yang sudah susah payah kami terjemahkan makna lukisan tsb, tapi tetap… saya tidak tahu itu benar atau tidak, lol) yang menjadi favorite saya, haha! tapi sayangnya saya tidak mengambil foto painting tersebut.

seni harus dihargai.

dan tetap foto

Monday, January 19

Secondhand Serenade

secondhand serenade.

band ini sudah tidak asing lagi, especially to my ears. i used to listen all of their songs since i was in jhs. they made a simple lyrics yet meaningful. melancholic with hard voice. bukan keras musiknya, tetapi kelantangan si vokalis dalam menyanyikan tiap untaian kata…

and i share my favourite song with x.

Wednesday, January 7

Post dibawah sudah menjelaskan tentang bagaimana persepsi orang tentang 'cantik' sudah mendekati menakutkan, menurut saya. Bahkan sudah menakutkan. Saya berpikir bahwa kedepannya, semua perempuan akan 'berbentuk' sama, untuk menjadi cantik. Skinny, white skin, thigh gaps, rambut belah tangah yang terurai panjang dengan sedikit ikal di bagian bawah…

Semua wanita memimpikan itu. 

Apakah sebuah kecantikan hanya datang dari beberapa hal itu? Lalu bagaimana dengan orang yang terlahir dengan dark skin? Orang yang susah diet? Orang yang terlahir bukan seperti itu?

Perempuan akan melakukan segalanya untuk menjadi cantik. Rela membeli make up beratus-ratus ribu untuk menutupi kekurangan dalam mukanya. Berhasil, memang. Make up tersebut dapat membuat banyak perempuan menjadi percaya diri, karena berhasil menutupi kekurangan di mukanya. Bila hidung mereka tidak mancung, cukup shading saja daerah samping hidung. Bila bibir pucar, cukup pakai lipstick, liptint, atau lipcream - dan sebagainya.

But you know what people's type nowadays. Sedetik kemudian banyak pendapat muncul:

"Fake banget lo pake make up."
"Lo cantik, tapi gak natural."

What the…hell?
Banyak perempuan yang sudah berkorban hanya untuk menjadi cantik, dan tidak sedikit pula dari mereka yang menerima cemoohan how fake she is dan semacamnya. Just take a second, deh. When you've tried to be beautiful dan berakhir dengan cemoohan orang di sekitarmu, how does it feel?

I appreciate orang-orang yang mau berusaha. Berusaha belajar make up untuk memperbaiki diri. Saya menghargai orang-orang yang rela diet hanya untuk menjadi skinny and fit the clothes. Saya juga mengappreciate orang yang mencintai diri apa adanya.

I think we just have to appreciate each others, ya kan?
Dan ada baiknya persepsi orang tentang kecantikan perlu diubah.
Bukankah menakutkan bila kemudian all the girls look same, karena mereka mempunyai persepsi yang sama tentang cantik? That's it.
Beauty comes in every way. Kadang kita hanya tidak sadar akan hal itu…

Bahkan model di majalah sudah di photoshop berapa kali agar mencapai 'standar perfect' media :) 

It just…. hurts.

Karena wanita berharga.
Itulah yang harus disadari para wanita.





Our perception about beauty is so wide, and sometimes it turns out to be pathetic. People can be bulimia, anorexic, having an eating disorder because they think: skinny and thigh gaps are the keys of beauty. And i was like, hello?
I'm fat. Like a pig. And i'm okay with that. I don't think fat is ugly. I just think fat is unhealthy.
People's perception about beauty scares me.
Even the models on magazine and billboard are sometimes a product of photoshop. We just don't know that.
People have to start loving their own self.

Tuesday, January 6

Life purpose is to be happy. 
And loved.
Because when you're loved, you're blessed. 
That makes your soul happy, automatically, in some ways.
Loved by people, is one of so many purposes that have been made since so long.
Be kind to people.
So they will love you.
Although people (someday) will hate you
You can answer with:
"At least I have tried to be kind.
People are complicated."