Thursday, July 17

It scares me.

bismillahirrahmanirrahim
alhamdulillah, selamat datang di teknik arsitektur, universitas diponegoro for me. bisa lolos di jalur sbmptn (for me) is a huge miracle. yep, you know that. soal sbmptn yang tidak pernah mudah untuk dikerjakan. butuh waktu untuk mencerna soal terlebih dahulu dan mengerjakannya. waktu yang terbatas namun soal yang ada pun juga banyak & sulit. s b m p t n. it's an admission, not evaluation. i'm so grateful that i'm in. my best friends (duena and megy) were in too! but it aint complete, my another sisters, bella agri and pipit belum beruntung di sbmptn. dont worry bitches, berjuang dan semangat, jangan lupa selalu berdoa, semoga UM adalah jalan kalian. aminnn! at the end - nobody cares lewat jalur apa kalian lolos di universitas masing-masing. nobody cares if you're from snmptn, sbmptn, atau ujian mandiri, karena pada akhirnya kita akan menjadi mahasiswa di tingkat yang sama.
it feels sooo bad… when you passed but teman-teman baikmu ada yang belum beruntung. ya rasanya sedih, ada yang kurang, mau senang juga ga enak.
but sometimes when im about to sleep, i always think 'apakah pilihan ku sudah tepat? is it the best for me?' yep, kekhawatiran dan takut salah memilih jurusan kadang masih mengendap. i'm scared. i'm still scared, a lil bit.
dulu kakak kelas saya pernah bilang 'kalo bisa, aku mau jadi anak sma selamanya.' shit… setuju sekali. sekolah, memakai seragam, berangkat jam enam pagi pulang jam dua siang adalah kegiatan yang melelahkan but fun. school is were we studying, playing, learning about how friendship is, enemy, and so on… 14 years for school isnt enough. dulu sering sekali berpikir 'kapan ya jadi mahasiswa yang bisa pakai baju bebas', and i realize, the best time of my life is when i'm wearing my uniform.
i just dont know how.
im not ready to be collegian.
i dont wanna be an adult.
please lemme be a teenager forever :.)

Sunday, July 13

mimpi dalam mimpi

so today, saya mengalami bermimpi dalam mimpi, seperti di film inception. jadi, saya mengalami mimpi tingkat dua, dimana di mimpi saya sedang tidur dan bermimpi. nah loh, bingung juga ya… ternyata fenomena ini ada istilahnya (dan bukan inception, itu mah judul film :]) so its name is lucid dream. setelah mencari di wikipedia, penjelasan lucid dream adalah:

Mimpi sadar (InggrisLucid dream) adalah sebuah mimpi ketika seseorang sadar bahwa ia sedang bermimpi. Istilah ini dicetuskan oleh psikiater dan penulis berkebangsaan Belanda, Frederik (Willem) van Eeden (1860–1932). Ketika mimpi sadar, si pemimpi mampu berpartisipasi secara aktif dan mengubah pengalaman imajinasi dalam dunia mimpinya. Mimpi sadar dapat terlihat nyata dan jelas
Sebuah mimpi sadar dapat muncul melalui dua cara. Mimpi sadar akibat mimpi (dream-initiated lucid dream; DILD) berawal sebagai mimpi biasa, dan si pemimpi langsung menyimpulkan bahwa ia sedang bermimpi, sementara mimpi sadar akibat terjaga (wake-initiated lucid dream; WILD) terjadi ketika si pemimpi pindah dari keadaan terjaga biasa ke keadaan bermimpi tanpa mengalami ketidaksadaran.
Mimpi sadar telah diteliti secara ilmiah dan keberadaannya sudah diakui.

saya sendiri sudah mengalami lucid dream berkali-kali, apalagi dulu waktu masih sekolah. sejujurnya lucid dream ini agak merepotkan. saking nyatanya, kita sendiri malah berasumsi bahwa kita sudah bangun dan melakukan aktivitas biasa, ternyata itu masih mimpi. jadi telat berangkat sekolah waktu itu… :[

nah, cerita salah satu mimpi saya semasa sekolah dan yang paling sering saya alami. intinya, saya tidak terlalu ingat tentang mimpi tingkat dua saya itu apa, yang jelas waktu itu saya seakan-akan sadar bahwa saya harus bangun dan bersiap-siap sekolah. nah, dari mimpi tingkat dua itu saya bangun, tapi belom bangun sepenuhnya, baru bangun di mimpi tingkat pertama. DAN INI SANGAT MEREPOTKAN, HAHAHA. di mimpi tingkat pertama (yang saya kira waktu itu sudah berada di dunia nyata), saya sedang bersiap-siap sekolah. nah, keliatan nyata sekali kan? jadi kita itu seperti bisa mengendalikan mimpi, apa sih yang sebenarnya kita mau lakukan. dan bangunnya ke dunia nyata nya itu sulit sekali.. :[  waktu itu entah apa yang bisa membuat saya kembali ke dunia nyata, hahaha. dan saya langsung seperti orang bingung. i was wondering "ini masih mimpi apa udah nyata yah.." ya gitu lah, dan saya jadi bangun telat >:o syial… gara-gara mimpi lagi siap-siap sekolah, kirain uda beneran siap dan tinggal berangkat, ternyata itu masih mimpi tingkat pertama dan harus bangun lagi -_- beneran deh, terasa nyata sekali.

itulah, mimpi yang paling sering saya alami.

kalau yang semalam itu mimpi konyol: kebelet buang air kecil. jadi di mimpi tingkat dua, saya ini sedang kebelet, waktu sudah di kamar mandi, saya kebangun di mimpi tingkat satu, eh di mimpi yang ini saya ceritanya lagi bangun dari mimpi dan kebelet pipis juga, nah waktu sudah di kamar mandi di mimpi tingkat satu, saya mikir "ini masih mimpi apa udah bangun???" akhirnya saya nyubit tangan sendiri dan… tidak sakit -_- berarti fix masih di alam mimpi. akhirnya bangun deh. hahaha. dan memang kebelet beneran -_---" 

told ya, lucid dream ini agak merepotkan, tapi seru :D
btw untuk bisa lucid dream ini saya ga melakukan cara apa-apa, karena di website banyak sekali cara untuk bisa melakukan lucid dream. semua lucid dream yang saya alami sepenuhnya mendadak :]

Tuesday, July 8

Pemilu 2014

Bismillahirrahmanirrahim
H-1 pemilihan presiden di Indonesia. Saudara-saudara kita yang berada di luar negeri sudah memberikan hak pilihnya. Besok, giliran kita! 
Yak, akhirnya, pemilu juga. Banyak sekali pendukung capres-cawapres di sosial media yang mati-matian mendukung, dan tak sedikit yang merembet ke kampanye negatif yang cukup membuat saya pusing. I mean, dukung mah dukung aja gausah sampe segitunya ah, got it? Tapi ya apa boleh buat, siapa sih saya ini, dibandingkan banyaknya orang yang melakukan negative campaign di sosial media? Hahaha.
Bukannya saya sok suci dan mau menasihati. Saya, sebagai orang biasa yang berada di sudut Indonesia ini malah melihat pemilu kali ini cukup membuat sebagian rakyat Indonesia terpecah menjadi dua kubu; pendukung si nomor satu dan pendukung si nomor dua. People, what's wrong with you? 
Pemilu kali ini pun menyadarkan saya bahwa: Satu kejelekan cukup menutupi kebaikan seseorang, sebanyak apapun itu.
Tidak percaya?
Yaaaah cukup dilihat, pendukung nomor satu yang menjelek-jelekkan si nomor dua, bahwa beliau tidak pantas menjadi orang nomor satu di Indonesia, karena kepiawaiannya dalam berbahasa Inggris termasuk kurang, dan menjadi masalah nantinya untuk melakukan kerjasama Internasional dengan negara lain. Memang betul, saya juga lumayan setuju dengan fakta ini. Namun, di lain sisi, kita dibutakan. Lupakah kalian, si nomor dua ini masuk dalam jejeran pemimpin terbaik kelas dunia?
Contoh lain, pendukung nomor dua yang menjelek-jelekkan si nomor satu, bahwa beliau memiliki catatan hitam (kejadian tahun 1998, siapa sih yang tidak tahu?). Sudah, hal itu yang dijadikan senjata oleh pendukung si nomor dua. Mereka bilang, bila si nomor satu ini jadi presiden, nanti rakyat dibayang-bayangi kejadian tahun 1998: rusuh, penculikan, dsb. Nah, di sisi lain, ternyata di nomor satu ini telah berhasil menyelamatkan 300 TKW. Bayangin loh, menyelamatkan 300 TKW. Mulia? Iya. Sekali!
Masing-masing capres-cawapres pastinya punya kelebihan dan kekurangan masing-masing, tinggal kita aja nih, rakyat Indonesia, siap ngga menerima kekurangan dari si capres? Saya yakin, siapapun capresnya, pasti akan membawa Indonesia menjadi lebih maju. Potensi dari si nomor satu dan nomor dua pun lumayan menjanjikan. :)
Bismillah, semoga pilihan rakyat besok adalah yang terbaik!