Friday, March 14

L o v e

Cinta adalah suatu perasaan yang positif dan diberikan pada manusia atau benda lainnya. Bisa dialami semua makhluk. Penggunaan perkataan cinta juga dipengaruhi perkembangan semasa. Perkataan sentiasa berubah arti menurut tanggapan, pemahaman dan penggunaan di dalam keadaan, kedudukan dan generasi masyarakat yang berbeda. (sumber:http://id.wikipedia.org/wiki/Cinta)

sebagai seorang remaja berumur 17 tahun menuju 18 tahun, cinta bukanlah sesuatu yang tabu. bahkan untuk anak sd masa kini, cinta seakan-akan telah menjadi omongan pokok. curhat-curhatan dengan teman tentang patah hati, kangen dengan seseorang namun tidak dapat berbuat apa-apa, menyayangi seseorang yang sudah disahkan menjadi milik orang lain dengan perjanjian "kamu mau gak jadi pacarku?" ala-ala anak muda. yah, intinya sih hal seperti itu bukan hal tabu dan hal asing lagi bagi kita. jujur saja, pasti setiap ada waktu bermain dengan teman-teman sepermainan kalian, topik cinta ini terselip bersamaan topik-topik lainnya.

menyayangi seseorang itu sederhana. tidak ada alasan yang mendasari mengapa kita dapat mengeluarkan statement 'sepertinya, saya mulai menyayangi dia'. it happens, and just happens. beberapa orang dan bahkan beberapa penulis ternama pernah menuliskan 'cinta itu tidak butuh alasan, karena ketika alasan itu pergi, cinta itu pun akan pergi bersama dengan alasan.' dalam beberapa bukunya. terkadang, kita memandang bahwa menyayangi seseorang itu tidak sesederhana saya menyebutkannya. please, human. love isn't hard. WE make it hard. TIME makes it hard. DISTANCE makes it hard. keadaan membuatnya tidak sederhana.

pernah mendengar: menyayangi orang yang tepat, namun tidak di waktu yang tepat? hahaha. ya, pasti pernah. kalimat ini sering dikeluarkan dari mulut mereka yang mengalami patah hati akut karena that person yang sangat pas dan klop di hati, namun ternyata ia telah memiliki seorang pasangan. itulah, menyayangi orang yang kita rasa tepat, namun kalah timing dengan wanita/lelaki lain. ngenesnya, mereka hanya punya dua pilihan: menunggu, dan menunggu, haha tidak, namun menunggu atau move on ke lain hati.

pernah mendengar: i love you, but distance separates us? kalimat yang paling sering dikeluarkan bagi mereka para pejuang long distance relationship. orang-orang yang mengagungkan cinta mereka namun hanya bermodal percaya, berharap pasangan mereka tidak berbuat macam-macam selagi mereka berada di puluhan/ratusan kilometer jauhnya. padahal nih, yang satu sekolah aja masih bisa dikhianati, bagaimana yang beda sekolah? beda kota? beda provinsi? beda pulau? beda negara? believe. percaya. semoga pasangan mereka tidak sedang make out dengan yang lain :))

pernah mendengar: i love you, even your lies? mencintai seseorang, dan mencintai kebohongannya. seberapa sering ia berbohong, namun mereka tetap percaya, ehm lebih tepatnya berusaha percaya. seperti "maaf aku ngantuk, aku tidur duluan ya sayang" tapi ternyata ia sedang telfonan dengan yang lain. atau seperti "maaf aku lagi ga enak badan, jalan sama kamunya diundur lusa gapapa kan sayang?" dan ternyata ia telah membuat janji dengan selirnya. it hurts. love hurts. that's i love you, even your lies. hahaha… sakit. memang sakit. tapi setidaknya ia telah menjadi milik mereka. dan mereka merasa cukup… 

"you lied straight to my face, looking in my eyes, and i believed you cause i loved you more than life."

pernah mendengar: "i hate you but your 'hi' puts all the loves back in me"? pernah kah? atau jarang? wajar kok, i just made that. hehehe. membingungkan, bagaimana mendeskripsikan apa yang kita rasakan kepada seseorang. rasanya tidak pantas untuk menyayangi mereka yang telah berbuat sedemikian rupa, semena-mena, atau apalah namanya, PHP? hahaha. bukan. bukan begitu. rasanya memang benci untuk mengingat bahwa i'm fooled by your tricks, sebegitu mudahnya kah bagi seorang wanita untuk jatuh cinta, dan sebegitu mudahnya kah bagi seorang lelaki untuk menjatuhkan hati wanita yang telah melambung? berharap bahwa hati nya akan segera berlabuh. sangat naif. 

pernah mendengar: i love you, but our way is to be separated. jalan kita memang tidak begini. berpisah, mungkin yang terbaik. mungkin apabila terus dipaksakan bersama, tidak akan baik. berpisah. menjadi sepasang individu yang saling sayang namun lebih baik tidak bersatu. that hurts, too. cinta tidak harus memiliki bukan? bukan sekedar kamuflase, bukan sekedar omong kosong. 

cinta itu sederhana. memang, namun kita sendiri yang membuatnya susah. dikecewakan, disakiti. apalagi? hahahaha. jangan diambil serius, kawan. 

and loneliness only wants you back here with me.

mereka yang lama sendiri, adalah mereka yang hanya menginginkan satu orang untuk kembali.