Saturday, July 27

27 Juli 2013

percaya gak, kalo sedih sama seneng itu datengnya satu paket?

awal-awalnya sih, ga pernah percaya sama yang kayak gituan. hidup ya hidup. kita engga bakal tau apa yang akan terjadi selanjutnya, karena kita bukan Tuhan. kita bukan yang menuliskan kisah hidup. kita sebenarnya cuma passenger of life, cuma numpang hidup, berbekal feeling dan ibadah, tapi merangkap sebagai driver. passenger of life, karena kita cuma numpang hidup di dunia yang udah diciptakan sama Tuhan, dan kita pula sebagai driver, karena kita lah orang yang menentukan kemana arah hidup kita sendiri akan berujung. hou


sedih sama seneng datengnya satu paket, ada benernya. pernah gak sih ngerasain satu hari full of laugh? mungkin pernah ya, tapi jarang. kalau satu hari itu kita isi dengan banyak tertawa, ya pasti salah satu dari malam atau pagi kita akan terkorbankan. misal: waktu itu pernah pagi-pagi apes banget pokoknya. berangkat sekolah naik angkutan umum, dan si angkutan umum itu sering banget ngetem nyari penumpang, akhirnya nyampe sekolah hampir telat, dan baru inget belom ngerjain PR. apes banget gak sih? tapi untungnya, yang namanya sekolah pasti adalah satu temen yang terkenal dengan ke-lucu-annya... yak teman-temanmu lah yang bakal jd mood booster mu hari itu. 

ya sebenernya itu pengalaman saya sendiri. hak

hari ini, dari pagi sampe pulsek heboh banget ketawa-ketawa sama temen-temen. dari berangkat, masuk kelas waktu pagi udah dibikin ketawa sama temen-temen sekelas. pulang-pulang, ketemu sama temen satu organisasi, ketawa-ketawa lagi. ya gitu, banyak ketawa waktu siang, malemnya tiba-tiba ngerasa gajelas banget. gak seneng, gak sedih, nggantung aja. unexplainable. 

ya inilah, hidup. semuanya balance berada pada satu garis. gak ada yang keberatan di kebahagiaan, dan gak ada yang keberatan di kesedihan. everything goes on the right place, seimbang datar dalam satu baris. kalo keberatan di salah satunya, cuma ada satu pilihan, ya. jatoh. :)

Tuesday, July 23

Kemiskinan Zimbabwe, Salah Siapa?

tahu zimbabwe? yap, negara ini terkenal dengan nominal uangnya yang amazing, bisa sampai 100.000.000 dalam satu uang kertas. hal ini dikarenakan hyperinflasi disana. yak, coba kita lihat contoh uang-uang disana..





nah. tiga gambar diatas sudah menjelaskan semuanya. 

barusan nemu artikel bagus tentang kemiskinan di negara zimbabwe yang tidak ada ujungnya. satu dollar US bernilai 20 milliar dollar zimbabwe, atau kalau di indonesia 9.200 rupiah. 20 milliar, kalo di rupiah udah dapet rumah 
berapa ya.. :')

A. Latar Belakang
Kemiskinan merupakan suatu keadaan ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh ketidakadaan kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan. Hal ini sudahlah menjadi sebuah masalah yang menyelimuti berbagai jenis orang dalam pelosok dunia.  
Kemiskinan itu tersendiri terbagi menjadi dua kategori; “sangat miskin” dan “miskin”. Orang-orang yang berada pada kategori “miskin” dan “sangat miskin” hanya mendapatkan pendapatan kurang dari AS$1 per hari dan kurang dari AS$2 per hari.  Berdasarkan standar tersebut, 21% dari warga dunia berada pada kategori “sangat miskin” dan masih lebih dari setengah penduduk dunia berada pada kategori “miskin”.
Kemiskinan sudahlah merajalela di berbagai pelosok dunia, terutama di benua Afrika. Kemiskinan di Afrika bukanlah suatu hal yang baru, walaupun Afrika terkenal dengan kekayaan dalam pertambangan emas, platinum dan berlian. 16 juta dari penduduknya masih hidup di bawah garis kemiskinan dan 2,3 juta penduduk lainnya berisiko mengalami kekurangan gizi. 
Afrika merupakan suatu benua yang luas, namun juga tandus dan kering, itulah salah satu penyebab susahnya bercocok tanam bagi para warganya disana. Pertanian dan penghasilan para penduduk Afrika bergantung pada curah hujan. Kemiskinan di Afrika juga tidak berakhir akibat efek dari penjajahan yang dilakukan para penjajah beratus-ratus tahun yang lalu. Hampir seluruh penduduk Afrika dijadikan budak dan hanya sedikit dari mereka yang mendapatkan pendidikan yang layak.
 
A.    Mugabe, sang diktator
Negara Republik Zimbabwe adalah sebuah negara di Afrika bagian selatan. Negara yang terkurung daratan ini (land lock) berbatasan dengan Afrika Selatan di sebelah selatan, Botswana di barat, Zambia di utara dan Mozambik di timur dan timur laut. Lahir sebagai Negara merdeka pada 18 April 1980. Setelah kemerdekaannya, Zimbabwe berada di bawah Robert Muga. Presiden pertama yang telah berkuasa 30 tahun ini kemudian menjadi sorotan masyarakat, tidak hanya di kawasan Afrika, namun juga di mata dunia. Kasus yang muncul menyebutkan bahwa tokoh yang diharapkan dulunya menjadi pahlawan bagi masyarakat asli Zimbabwe yang terpinggirkan, kemudian malah berbelok menjadi rezim yang korup yang bahkan memangsa bangsanya sendiri. Kelaparan merajalela, penyakit semakin mewabah, pelanggaran HAM, kondisi ekonomi dan politik yang semakin parah menjadi potret buram Negara ini. 
30 tahun lalu, Robert Mugabe memberikan sumpahnya sebagai perdana menteri Zimbabwe. Rakyat Zimbabwe menyambut ini dengan suka cita. Bertahun-tahun sebelumnya, ketika Zimbabwe masih bernama Rhodesia, negara tersebut dipimpin oleh pemerintahan minoritas kulit putih. Penindasan kaum mayoritas kulit hitam ketika itu sudah biasa. Akhirnya penduduk kulit putih dan kulit hitam Zimbabwe saling bertarung dalam perang saudara. Ketika perang ini berakhir dan Robert Mugabe mengambil alih pemerintahan, orang melihatnya sebagai seorang tokoh pembebas. Namun seorang wartawan dan penulis Afrika Selatan - Martin Meredith, menyebutkan dalam tulisannya bahwa faktanya di tahun 1980an hubungan Mugabe dengan kaum kulit putih cenderung relatif bersahabat. Setelah perang saudara selama tujuh tahun tersebut, Megube malah berfokus kepada proses rekonsiliasi antara penduduk berkulit hitam dan penduduk berkulit putih.
Selain itu, Ia telah menyebabkan negaranya mengalami inflasi terbesar didunia. Diawali dengan 1000% pada September 2006. IMF melaporkan bahwa total inflasi pada tahun 2006 mencapai 1216% dan mencapai 11000% pada Juni 2007 yang lalu.
Sejak memerintah sekitar 23 tahun yang lalu Mugabe menerima gaji kurang dari $ 1 juta. Namun, pada beberapa tahun yang lalu Ia menaikkan sendiri gajinya hingga 1,000% !
Dengan gaji yang luar biasa tersebut Ia bisa membangun Mugabe's Palace dengan biaya mencapai 6 Juta Poundsterling atau sekitar Rp.108.000.000.000,-. Rumah tersebut memiliki 3 tingkat, office suite, 25 kamar tidur beserta kamar mandi, serta spa pribadi.

B.     Krisis ekonomi Zimbabwe
Zimbabwe dulunya merupakan salah satu negara makmur di kawasan Afrika, terbukti negara ini pernah menjadi negara pengekspor pangan di regional Afrika. Namun, dalam perkembangannya negara ini kemudian termasuk dalam kategori 10 negara termiskin di dunia. Permasalahan dan konflik yang dihadapi Zimbabwe menjadi sangat kompleks dan berkelanjutan. Mulai dari krisis ekonomi (hyper-inflasi, kemiskinan), kekacauan politik (pemerintahan yang korup), hingga permasalahan sosial (tingginya tingkat pengangguran, kesenjangan sosial, buruknya pelayanan public-goods, tingginya tingkat frustasi hingga depresi warganegaranya). Tingginya tingkat inflasi (hyperinflation), membuat perekonomian negara tersebut mengalami kelumpuhan dan nilai mata uang dolar Zimbabwe terus mengalami kemerosotan. Dapat dikatakan, kondisi perekonomian di Zimbabwe benar-benar memprihatinkan. Uang tunai seperti tidak ada artinya. Masyarakat lebih memilih untuk menggunakan kupon untuk bahan bakar sebagai alat tukar dengan barang-barang kebutuhan rumah tangga dan furnitur. Bahkan para pedagang eceran lebih memilih untuk menerima pembayaran dengan menggunakan kupon dibanding mata uang lokal karena terjadinya devaluasi yang cepat terhadap dolar Zimbabwe. Jatuhnya perekonomian negeri ini, dipicu oleh mismanajemen serta perilaku pemerintahan / rezim yang korup. Negara itu selama 1998-2002 juga terlibat perang dengan Republik Kongo, hingga menguras biaya ratusan juta dolar Amerika. Situasi kian parah setelah Mugabe menerapkan program reformasi lahan yang tidak tepat sasaran. Pada tahun 2000, Mugabe mengambil alih secara paksa lahan pertanian petani kulit putih untuk didistribusikan ke petani kulit hitam. Kebijakan ini menyebabkan 4.000 petani kulit putih kehilangan lahan. Di lain sisi warga kulit hitam tidak memiliki persediaan benih, pupuk, dan bahan bakar yang cukup. Zimbabwe terpaksa mengimpor biji pangan dari Afrika Selatan, Zambia, dan Malawi. Sejak itu, ekonomi Zimbabwe terjun bebas. Ekspor pertanian, khususnya tembakau, turun drastic. Sejauh ini, kebijakan yang diambil pemerintah berkaitan dengan krisis ekonomi, belum menghasilkan perubahan yang berarti. Seperti pada Agustus lalu, Bank Sentral Zimbabwe memutuskan untuk meredenominasi mata uang dengan mengubah uang 10 miliar dolar Zimbabwe menjadi 1 dolar Zimbabwe atau menghilangkan 10 angka nol.  Hal ini dilakukan untuk membantu masyarakat keluar dari hiperinflasi yang terjadi. Namun kebijakan ini masih belum mampu menyelesaikan permasalahan inflasi yang ada. Karena masalah lain yang harus dihadapi Zimbabwe yaitu berkaitan dengan kelangkaan arus dana masuk atau investasi dari luar. Walaupun begitu, pemerintah Mugabe terus berkilah bahwa krisis ekonomi ini terjadi karena tekanan dari luar. Mugabe menuduh isolasi finansial yang massive yang dilakukan Amerika, Inggris, dan Uni Eropa melalui ZDERA menjadi biang kerok tingginya inflasi negara itu. Menurut Mugabe, melalui ZDERA, Amerika melakukan berbagai upaya ke Dana Moneter Internasional dan lembaga keuangan lain untuk membatalkan kucuran utang buat Zimbabwe. Sanksi ini diberikan karena Zimbabwe terlibat perang dengan Kongo. Ia bahkan menuding Inggris berada di balik inflasi yang mengguncang negeri itu.
C.    Mengatasi kemiskinan
Sebenarnya, kalau kita cermati, Negara Zimbabwe ini tidak mengalami kemiskinan mutlak, tetapi lebih tepat kita sebut kesenjangan social. Ini bisa dilihat dari kondisi ekonomi presidan Zimbebwe, Robert Mugabe yang memiliki istana yang sangat mewah di tengah tengah kemiskinan rakyatnya. Bahwa kehidupan di masyarakat kadangkala tergambar seperti apa yang terjadi dalam kehidupan di laut atau samudera. Kehidupan di laut selalu terdapat ikan-ikan besar yang selalu memangsa ikan-ikan kecil. Ikan-ikan kecil itu tidak bisa mendapatkan makanan, bukan karena tidak mau atau bisa mencarinya, melainkan oleh karena ketakutan dengan ikan besar bahkan menjadi mangsanya. Sebagai pilihan aman, mereka hanya mencari di wilayah-wilayah yang tidak mungkin didatangi oleh ikan besar, sekalipun tempat itu sudah terlanjur gersang, atau bahkan tidak tersedia makanan.

Kelompok ikan-ikan kecil tidak mendapatkan makanan, bukan disebabkan mereka tidak bisa mencarinya, melainkan karena kalah bersaing, dan bahkan justru dimangsa oleh ikan besar itu sendiri. Gambaran seperti itu juga terjadi dalam kehidupan manusia dan masyarakat terbuka seperti sekarang ini. Orang-orang miskin sebenarnya telah kalah dari berbagai persaingan dengan orang-orang yang kaya akses itu.
Mungkin permasalahan-permasalahan ekonomi dan kesenjangan social di Zimbabwe ini dapat diatasi dengan pelengseran penguasa saat ini, dan menggantinya dengan sosok yang bias mengatasi hal ini, walaupun itu juga berisiko pemimpin selanjutnya juga terpengaruh dengan sikap Robert Mugabe. Upaya lain yang harus dilakukan adalah campur tangan PBB untuk turun tangan dalam mengatasi kemiskinan tersebut

sumber; http://yulius13haryadi.blogspot.com/2012/10/kemiskinan-zimbabwe-salah-siapa.html


Saturday, July 20

MOS angkataan #smansasmg16

penutupan MOS angkatan #smansasmg15. semoga bs jadi an unforgettable moment buat mereka, dan buat kita ya @supremasi13 ;)



alva, zulkifli, mia, reni, emm saya haha, chikidut :D

Sunday, July 7

July 7 2013


itulah salah alasan kenapa dengerin orang cover lagu lebih menyenangkan daripada mendengarkan penyanyi aslinya :P

Saturday, July 6

July 6 2013

saya tidak bodoh, saya sudah bisa berpikir cepat, saya sudah bisa membaca keadaan, dan saya mengerti apa yang sebenarnya terjadi. umur saya sudah mau 17 tahun, dan saya paham semuanya. mungkin kalian pikir, saya cuma anak-anak yang tidak tahu apa-apa dan kalian bisa seenaknya berkata-kata ini dan itu dan membiarkan saya dengar semuanya. salah banget, kalau kalian mau tahu. sakit banget rasanya dengerin kalian. sedih banget, pingin keluar dari rumah aja rasanya. ya walaupun saya cuma diam-diam kayak gini, bukan berarti saya tidak tahu.
 

Wednesday, July 3

Maliq & D'Essentials

hari ini isinya nge-random aja, seperti post post sebelumnya yang tidak pernah serius. hahaha iya iya sorry, gaya banget kayak pernah serius saja.

jadi, mau cerita-cerita tentang perjalanan saya mengidolakan sebuah band, asli Indonesia, Maliq & D'Essentials. 

pertama tahu band ini udah dari SD, waktu lagu Dia pertama kali muncul jadi soundtrack film Claudia/Jasmine. saat itu saya masih yang 'yaudah sih itu lagunya bagus aja' sama semua lagu yang pernah saya dengar -_-. waktu itu sih rambut Angga masih dahsyat, Lale dan Ilman masih belom masuk, Indah belom punya anak, kalo di bahasa jawa sih semua masih piyik-piyik seperti anak ayam. belom ada apa-apanya dibandingkan sekarang. oiya, saat itu masih belom terlalu addict seperti sekarang.

lama-lama lupa deh sama Maliq & D'Essentials, dan sampailah di tahun 2010. waktu itu masih duduk di kelas 8 mau naik ke kelas 9 yang super duper naik turun kehidupannya :)) tiba-tiba terdengar lagu Untitled di kelas, yang ternyata disetel oleh Duena. saya yang peka sama lagu-lagu halus waktu itu langsung jatuh hati sama lagu ini, dan ternyata lagu Untitled sudah release sejak lama sekali. mulai dari itu, saya langsung mikir 'Wah ini band ternyata boleh juga.' Akhirnya sadar juga kalo Maliq & D'Essentials patut dijadikan idola... hehehe.

Pada tahun yang sama, Maliq & D'Essentials ada konser gitu di E-Plaza. saya yang masih kelas 8 saat itu bener-bener dilema, mau nonton atau enggak. first time nonton di E-Plaza dan acara itu disponsori oleh perusahaan rokok paling oke di Indonesia, yang pastinya berpengaruh pada usia minimal agar bisa nonton konser ini. akhirnya karena saya masih berpikir jernih, yaudah gak usah nonton aja. cukup diceritakan sama teman-teman seperti apa konsernya. sedih iri dan dengki berkecamuk, hahaha... :''')

untung Tuhan itu bener bener Mahabaik. tahun 2010 gagal nonton, tahun 2011 saya berhasil nonton konser Maliq & D'Essentials! perdana nonton live, bro dan sista. saat itu untung saja sekolah saya mengadakan PMK (Parade Musik Kampus) dan guest star pertama dalah Maliq & D'Essentials!!! wah, begitu lihat poster coming soon Smansa Reinkarnation 2011 saya langsung kembang kempis, iya emang agak lebay, you'll know how that feels kalo udah addict banget sama sebuah band dan akhirnya bisa nonton live. 

17 September 2011, nonton Maliq & D'Essentials live for the first time, pecah ba-nget! keren badai menembus cakrawala! hahaha. Angga sudah tidak memiliki rambut yang dahsyat, sudah ada Lale menggantikan Satrio, sudah ada Ilman juga sebagai keyboardist, dan Indah sedang hamil tua... I was feeling so old... Everything changes :'') hahahahaha. waktu itu Lale juga masih kurus banget, gak seperti sekarang yang badannya rada gede. 

sejak saat itu, saya selalu mengikuti konser Maliq & D'Essentials di Semarang, syukur-syukur kalo bisa ke luar kota walaupun pasti tidak diperbolehkan oleh mom dan pap yang sangat protektif, tapi tidak apa-apa, Maliq & D'Essentials juga lumayan sering ada show di Semarang. masih bisa juga lihat di TV dan youtube :D 

nah, beberapa hari yang lalu saya barusan nonton Maliq & D'Essentials untuk yang ke 5 kali-nya, hohoho. di acara archquake 2013. tambah keren, lagu-lagu mereka tambah unik. Mereka kan setahu saya genre-nya funk, eh tiba-tiba mereka bikin lagu dangdut aja judulnya Drama Romantika. tapi tetep keren, 4 thumbs up from me for Drama Romantika :P

And here they are...

Lale
Ilman.
dari atas pojok kiri ke kanan: lale, indah, widi, jawa, angga, ilman.
ambil dari google aja sih... 
and my favorite photo...

OMG. Lale.