Thursday, December 27

28 Desember 2012

Dua hari lagi kita akan mengalami tutup tahun. 2012 akan berakhir dua hari lagi, dan yaaah.. Banyak orang memilih untuk membuat Resolusi Tahun 2013.

Sepertinya saya tidak seperti kebanyakan orang. Tidak membat resolusi, tidak membuat harapan, tidak membuat apa-apa. Kenapa resolusi tersebut harus ditumpahkan dalam selembar kertas dan dipajang di kamar, padahal pada akhirnya pasti kertas tersebut akan berakhir di tempat sampah dan resolusi tersebut justru akan membusuk, seperti tahun-tahun sebelumnya?

Resolusi adalah sebuah pencapaian. Resolusi adalah sebuah target. Resolusi terkesan lemah. Lebih baik bila kita menyebutnya sebagai Target. Terkesan lebih tegas, bukan? Hehe.

Target dan harapan saya pun sudah otomatis tercipta tanpa harus menunggu ganti tahun :)

Wednesday, December 26

26 Desember 2012

Kamera dapat mengabadikan gambar wajahmu dengan sangat apik. Jernih, bagus, dengan berbagai teknik yang dikuasai oleh fotografer kelas atas. Kamera menjadikan wajahmu terabadikan, dan kemudian dicetak. Bisa kau pasang di rumah, di tembok kamarmu, atau bisa saja tidak usah kau cetak. File foto kau itu dapat disimpan diberbagai gadget yang kamu punya.

Sayang, foto itu bisa hilang kapan saja. Beberapa lama lagi, foto itu akan usang. Termakan oleh waktu. Ya, waktu pun tak segan untuk memakan banyak memori yang telah diabadikan dengan alat canggih.

Saatnya bersyukur pada Allah SWT karena Dia menciptakan indera penglihatan.

Sekali aku melihat kamu, untuk yang pertama kali, mungkin aku tidak tertarik. Untuk yang kedua-kalinya, ketiga-kalinya, keempat, kelima.. Dan seterusnya, wajahmu itu semakin melekat dan tidak terlepaskan dari otakku. Seakan tidak akan hilang. Seakan itu akan bertahan selamanya. Wajahmu memang akan berubah, termakan usia. Tapi bukan berarti aku melupakan bagaimana siluet wajahmu saat pertama kali kita bertemu. Waktu memang memakan usia dan sebagian ingatanku. Namun tidak, untuk sebuah memori yang spesial. And you're counted in. Ingatan ku tentang kau seperti tidak pernah usang.

Bukankah mataku lebih canggih daripada kamera? Hehe.

Thursday, December 20

Movie

Yeah! Akhirnya selesai juga bersih-bersih blog tua ini. Yep, udah lama banget gak posting apa-apa disini since my post about Singapore. And yeahh as you've seen, aku akhirnya menghapus semua post yang ada di blog ini.

Why and whyy?

Bikin gue gabisa move on hahaha. Ga deeng.

Soalnya aku pikir post di blog ini terlalu banyak dan aku sendiri males buat ngefilter mana yang layak dan mana yang enggak. Akhirnya aku hapus aja semuanya biar gampang. Hehehe, my bad.

Btw, I just saw a very great movie, titled The Perks of Being a Wallflower.


Film ini menceritakan seorang laki-laki introvert bernama Charlie. Dia itu tertutup banget dan bisa dibilang, he had a bad past. Dan dia sering terbayang-bayang sama masa lalunya. Yaitu.. ya tonton aja deh film nya hehehe. Dan pada suatu hari, dia bertemu dengan dua orang yang benar-benar bisa mengubah sikap dan sedikit menghilangkan kebiasaannya berhalusinasi.


First time lihat film ini, sempet sih nangis di beberapa scene yang amaat sangat mengharukan. Cocok lah buat ngisi liburan kamu.